[VIDEO] Bagaimana Linux Dikembangkan?

Video berikut menurut kami cukup baik menjelaskan bagaimana Linux dikembangkan dan bagaimana perkembangan Linux sejauh ini. Semangat utama yang terlihat dari video ini adalah bagaimana kolaborasi developer Linux yang begitu beragam dan tidak terikat batas-batas seperti batasan geografis dapat membangun sistem operasi yang berkualitas tinggi.

Akhir kata, sebagai pengguna Linux, kontribusi apa yang sudah kita berikan?

Solving msfconsole & msfupdate issue after update metasploit to 4.5.0

After I update My BackTrack 5 R3 using apt-get update and apt-get upgrade , there is an issue with Metasploit ( msfconsole and msfupdate can’t run via console / Just blinking cursor ) .

First I just curious in the msf3 directory and I found the msf3 directory in the /opt/metasploit was empty. I try to unzip  msf3.zip to create the msf3 directory, and It was successfully then I run msfconsole again. But after I run msfconsole the issue was not solved yet as well as with the msfupdate 🙁 .

Then I just remember that the Metasploit will allow user to update the metasploit from git protocol. OK then I’m reading the manual of Metasploit’s github. And Finally the issue was solved by following the two steps below :

(more…)

OOT: Troubleshooting pada Windows vs MacOS vs Linux OS

Sebagai pengguna ketiga sistem operasi ini, yaitu: Windows, MacOS dan Linux OS, sedikit banyak saya juga mengalami apa yang ada pada gambar di atas ini. Kesulitan melakukan troubleshooting pada masing-masing sistem operasi tersebut memiliki ciri khasnya. Tentunya seiring dengan berkembangnya teknologi pada masing-masing sistem operasi tersebut, kendala troubleshooting yang dilakukan pun sudah tidak sesulit 5-10 tahun yang lalu.

Kalau saya ditanya, saat ini apa yang menjadi kesulitan utama dalam melakukan troubleshooting pada masing-masing sistem operasi tersebut,  secara pribadi dapat saya katakan kalau Windows masih sering bermasalah dengan proses installasi dan meng-uninstall program, di mana pada saat installasi file-file installasi tersebar ke berbagai folder dan juga registry, sehingga nanti giliran mau di uninstall ribet deh…

Mac OS secara struktural sudah mempermudah proses troubleshooting untuk masalah software, tapi perangkat Mac-nya sendiri secara hardware sangat sulit untuk diperbaiki, solusinya ya seperti gambar di atas, bawa lagi ke Apple Store atau replace 1 on 1 🙂

Linux OS…ehm…kesulitan utama yang pernah saya alami adalah masalah deteksi hardware dan juga installasi program yang tidak bisa dilakukan melalui package manager, yaitu installasi menggunakan command line, termasuk juga melakukan installasi sebuah software dari source code-nya di mana kita harus melakukan kompilasi dan konfigurasi lainnya.

 

sumber gambar: extreamfast.com

Impresi Awal Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot

Overview - UbuntuDistribusi linux paling populer saat ini berdasarkan DistroWatch, Ubuntu, kembali merilis versi terbarunya, yaitu Ubuntu 11.10 dengan nama Oneiric Ocelot. Ubuntu terkenal cukup rutin dan konsisten dalam merilis versi-versi terbarunya dengan jadwal yang tetap. Ubuntu sendiri menjanjikan dalam versi terbarunya ini akan ada perubahan yang cukup fundamental dari sisi tampilan maupun kemudahan bagi end-user.

Dalam tulisan kali ini, kami akan mencoba memberikan impresi awal kami terhadap versi terakhir Ubuntu, Oniric Ocelot. Sebelumnya kami telah menggunakan Ubuntu 11.04 – Natty Narwhal, sehingga proses yang perlu kami lakukan untuk menggunakan Oniric Ocelot cukup melakukan upgrade dari system update. Untuk mempercepat download upgrade, kami telah mengalihkan repository default ubuntu menjadi repository lokal. Proses upgrade berjalan sangat lancar, hal ini berbeda sekali dengan saat-saat awal kami menggunakan linux di tahun 2000, di mana untuk melakukan upgrade, prosesnya cukup rumit 🙂

Setelah proses download kurang lebih selama 20 menit dan proses upgrade selama 10 menit, Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot sudah siap digunakan. Login screen dengan tampilan baru sudah menyambut anda. Dari sisi design dan komposisi kami benar-benar menyukainya!

Screen shot 2011-10-15 at 7.18.06 PM

Setelah log-in dan melakukan eksplorasi berdasarkan review dan informasi dari website Ubuntu, kami berpendapat fitur-fitur berikut merupakan andalan pada rilis Ubuntu kali ini.

  • User interface Unity yang baru yang di design dan di persiapkan dengan lebih baik, praktis dan simpel serta akan dan memudahkan kita dalam melakukan multi-tasking di Ubuntu.
  • Terdapat beberapa fitur dari unity yang perlu kami sampaikan, yaitu:  fitur launcher yang hadir dengan artwork baru yang meskipun tetap berada secara default di sisi kiri, kehadirannya tetap memberikan kesan simple dan mempermudah kita untuk meng-launch program-program yang biasa kita gunakan,
  • Fitur dash yang memiliki fungsi utama untuk mencari dan memanggil aplikasi yang diperlukan (fitur dash ini mengingatkan kami pada fitur Spotlight pada Mac OSX) yang sekarang tampil secara lebih kompleks dengan tambahan lens sehingga dalam pencarian dokumen atau aplikasi, hasil pencariannya menjadi lebih akurat. Dengan lens, anda bisa mencari email, musik, foto dan lainnya.
  • Fitur berikutnya adalah Application Switching yang memberikan kita kemudahan dalam me-manage banyak window atau task yang berjalan pada saat bersamaan. Tampilan application switching ini juga terlihat berkelas dan elegan 🙂
  • Tampilan desktop berbasis Gnome terbaru, yaitu versi 3.0 menjadikan tampilannya lebih simpel dan segar.
  • Ubuntu 11.10 ini menggunakan seri kernel GNU/Linux yang stabil yaitu GNU/Linux kernel 3.0.0. Kami masih terus memantau apakah kernel in cukup stabil di ubuntu 11.10, karena kami juga masih cukup baru menggunakan ubuntu ini, sehingga apabila terjadi crash atau kegagalan process kami akan meng-update di website ini.
  • Artwork yang secara menyeluruh sangat menarik, seperti penggunaan efek blur, dan juga maksimalisasi window menjadi full screen mode pada semua aplikasi sehingga kita akan berkonsentrasi pada satu pekerjaan tanpa terganggu tampilan-tampilan lain 🙂
  • Digantikannya beberapa aplikasi default dengan aplikasi baru dan yang paling menonjol menurut kami adalah digunakannya Mozilla Thunderbird sebagai default email aplication menggantikan Evolution. Ini merupakan nilai plus karena Thunderbird sendiri sudah lebih teruji pada platform lain seperti Windows dan Mac OSX sehingga keandalannya dapat dipercaya.
  • Ubuntu Software Center yang juga hadir dengan tampilan dan organisasi aplikasi yang lebih baik. Lagi-lagi ketika melihat perubahan pada software center ini, kami kembali teringat dengan Apps Store milik Apple 😛
Demikian beberapa catatan dan impresi awal kami terhadap Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot. Silahkan simak screen shot berikut untuk melihat lebih lanjut beberapa perubahan pada Ubuntu ini.

 

Screen shot 2011-10-15 at 7.24.19 PMfitur Dash dan Lens (mirip Spotlights pada Mac OSX tapi lebih advance menurut kami)

Screen shot 2011-10-15 at 7.28.27 PMMedia Player Banshee (Kami rekomendasikan untuk menggunakan Amarok sebagai Media Player)

Screen shot 2011-10-15 at 7.30.59 PMfull screen mode

Screen shot 2011-10-15 at 7.40.34 PMTwitter Client – Trupial (Note: Kami tetap lebih suka menggunakan TweetDeck pada Chrome hehe)

Screen shot 2011-10-15 at 7.41.26 PMUbuntu Software Center

Screen shot 2011-10-15 at 7.47.47 PMSystem Info (Coba tebak, kami menggunakan komputer apa? Hehe)

Screen shot 2011-10-15 at 7.48.31 PMInformasi mengenai Kernel dan lainnya

Sebagai penutup artikel ini, jangan lupa juga menyimak video yang berasal dari rujukan utama kami dalam menulis artikel ini.


Semoga bermanfaat!

belajar command line linux di playterm.org

 

Banyak yang bilang kalo belajar command line di linux itu bikin pusing kepala karena banyaknya perintah-perintah yang harus dihapalkan, karena alasan ini pula banyak yang memilih lebih baik bekerja melalui GUI (Graphic User Interface) padahal mengetahui bahwa bekerja melalui terminal lebih efisien (terutama remote).

Mungkin ini yang ada dibenak pemilik website http://www.playterm.org. mereka mengumpulkan video-video  seputar penggunaan command line.  situs ini memiliki banyak video yang akan membantu Anda untuk mengetahui dan memahami mengenai cara dan bagaimana menggunakan sebuah command di terminal.

Banyak orang mengatakan apa yang Anda lihat bernilai seribu kata. Dan benar, video yang ada disini benar-benar memiliki informasi yang dibutuhkan. Seiring berjalannya waktu, jumlah video yang ada pun semakin banyak sehingga memudahkan bagi kita yang ingin mempelajari command-command tersebut. (more…)

lost your gadget ? search… pray… and prey…

Lupa naro handphone atau laptop ? atau kehilangan barang-barang tersebut ? kejadian itu pasti pernah dialami sama kalian semua.. begitu juga saya, minggu kemarin sempet lupa naro hp dimana, udah dicari kesana kemari gak ketemu-ketemu, taunya tu hp ada di lemari ketutupan baju-baju hahahah…

Saya yakin kejadian ini gak Cuma terjadi sama saya sendiri. Dan saya berfikir pasti ada aplikasi yang bisa mempermudah saya untuk mencari hp tersebut. Oh iya, hp saya yang sempet lenyap itu OS-nya pake android éclair. Setelah nyari dimarket, dapet deh aplikasi yang namanya where’s My Droid, dan plan B.

Sempet pake aplikasi where’s My Droid beberapa lama sampe akhirnya gwe denger tentang preyproject. Dan saat ini saya akan coba menjelaskan apa dan bagaimana prey dapat digunakan untuk melacak hp atau barang kita yang hilang dari pandangan.

Apa itu prey

Prey adalah aplikasi ringan untuk melacak barang kita yang hilang. Barang disini bisa handphone atau laptop.  Aplikasi ini berjalan di Windows, linux, mac serta android, dan berlisensi GPLv3.

Cara kerja

Pada dasarnya, kita diharuskan menginstall prey pada setiap barang yang akan dimonitor (baik itu laptop, PC atau handphone). Prey yang di-install tadi akan menjadi agen yang akan mengirimkan sinyal mengenai keberadaan barang kita.

Saat barang kita hilang, kita dapat mengaktifkan prey melalui website sehingga agen akan segera mengirim sinyal dan memberikan informasi lokasi barang kita berada dan informasi lainnya. Saat kita mengaktifkan prey bahwa barang kita hilang maka prey segera mengambil informasi yang dibutuhkan sesuai settingan yang sudah dibuat melalui control panel. Selain mengumpulkan informasi agar mudah menemukan barang, prey juga dapat di setting agar mengeluarkan suara atau menampilkan pesan tertentu.

Instalasi & cara pake

Cara Instalasi dan cara pake bisa diliat di video berikut :

hahahhaa…. males mode = ON

OK.. gimana-gimana ??? mantep gak. Saya sudah coba masukin dua barang buat jaga-jaga kalo ilang hehehe…

Dan ini contoh report pas testing si clown droid ceritanya ilang… (amit-amit…)

Ok, segitu dulu berita perkenalan bareng prey, untuk lebih jelas bisa jalan-jalan ke websitenya di preyproject.com, jangan lupa liat faq-nya

That’s all…

lost your gadget ? search… pray… and prey…

-Eof

Bahan dari sini