KB atau KiB, MB atau MiB?

Mungkin beberapa dari kalian bingung dengan judul diatas, jangan khawatir… setelah membaca artikel ini mudah-mudahal kalian semua tidak bingung lagi. Semua berawal dari pertanyaan seorang teman mengenai tulisan KiB atau MiB untuk setiap perangkat penyimpanan pada komputer.

Selama ini teman saya hanya tahu bahwa untuk menentukan besar kapasitas suatu perangkat penyimpanan di tulis dalam bentuk kilobyte, megabyte, gigabyte dll, sehingga saat dia menemukan tulisan KiB, MiB, GiB, dia menjadi bingung…

Jadi apa itu KiB, MiB, GiB dan kawan-kawannya ?

Begini ceritanya…

Beberapa waktu lalu, kita terbiasa menggunakan kata kB, MB, GB dll untuk menentukan besar kapasitas dari suatu perangkat penyimpanan (misalnya Harddisk atau Flashdisk).  Seperti diketahui, kB dan MB dibuat berdasarkan satuan kilo dan mega  yang dibuat oleh International System of Units, dalam satuan ini kilo dan mega menunjukan kelipatan 1000 dan dibuat bukan untuk menunjukan besaran data melainkan untuk menunjukan besaran bobot, arus, jarak dll. Karena itu penggunaan kB dalam komputer kurang tepat karena 1 kB bukan 1000 byte, melainkan 1024 byte. (more…)

Google Wallet: “Dompet Keren dari Google”

Sebagai tindak lanjut dari peluncuran smartphone yang mendukung  teknologi NFC, google meluncurkan produk terbarunya, yaitu aplikasi Google Wallet.  Aplikasi ini  sendiri sebenarnya secara harfiah bertujuan untuk melakukan  proses digitalisasi dari dompet konvensional.

Dengan aplikasi ini, seluruh fungsi dompet konvensional rencananya dapat digantikan. Google Wallet dapat menyimpan informasi identitas anda (KTP), menyimpan informasi mengenai asuransi anda dan yang utama adalah Google Wallet ini menyimpan informasi alat pembayaran kartu anda seperti kartu debit dan kartu kredit. Bahkan kedepannya aplikasi ini direncanakan dapat digunakan sebagai pengganti tiket kereta/pesawat, sebagai backup data medical record. 

Informasi-informasi tersebut disimpan dalam bentuk digital oleh aplikasi ini, sehingga apabila diperlukan, anda hanya perlu “menempelkan” smartphone yang telah memiliki teknologi NFC ke suatu “NFC reader”  maka pada saat itu juga, informasi tersebut akan beralih dalam waktu singkat. Penerapan aplikasi ini secara nyata paling terlihat apabila digunakan sebagai alat pembayaran. Dengan aplikasi ini, anda tidak perlu menyerahkan kartu kredit anda secara fisik apabila akan melakukan pembayaran.

Berikut ini kami jabarkan secara singkat kelebihan dan kekurangan dari aplikasi google wallet ini:

+ tingkat keamanan yang lebih baik dibanding dengan dompet konvensional 🙂

+ anda tidak perlu membawa banyak uang tunai apabila berpergian, sehingga mengurangi resiko uang anda dicuri orang

+ dalam melakukan pembayaran tidak ada lagi istilah “kembalian pakai permen”, karena jumlah yang dibayarkannya merupakan angka yang fix.

+ penggunaan yang praktis dan mudah

-Sayang sekali untuk saat ini aplikasi ini hanya dapat digunakan di Amerika Serikat. Tetapi, kami percaya, dengan nama besarnya, Google dapat membawa dan menerapkan penggunaan aplikasi ini di negara lagi.
– belum banyak dapat dukungan dari dunia perbankan.

 

Demikian informasi singkat dari kami. Video resmi dari google yang menjelaskan produk ini, bisa dilihat di bawah

Project Color – Computers Learning foR all

project-colorNeoteker bekerja sama dengan beberapa donatur menyelenggarakan program penyaluran komputer untuk lembaga-lembaga pendidikan baik formal maupun non-formal yang membutuhkan perangkat komputer untuk kegiatan belajar-mengajar. Untuk rencana jangka panjangnya adalah Neoteker akan menjadi pihak yang men-support pelatihan dasar komputer (apabila dibutuhkan) pada lembaga-lembaga pendidikan tersebut.

Sebagai langkah awal dari project ini, Project Color berencana menyalurkan 10 Komputer untuk lembaga pendidikan di sekitar Jakarta, Depok, Serang dan Bekasi. Bagi rekan-rekan yang berminat untuk bergabung baik menjadi tim dari Project Color ini ataupun menjadi donatur dalam project ini, dapat menghubungi Ahmad Zakaria – Project Manager dari Project Color ini melalui email di zka@ahmadzakaria.net.

Informasi selengkapnya mengenai Project Color ini dapat dilihat pada link berikut – Proposal Project Color.

 

UPDATE – 17 Agustus 2011

Setelah berkorespondensi cukup intens, pada 17 Agustus 2011 kami berkunjung ke base camp Yayasan Air Putih di daerah Pejaten. Kunjungan ini memiliki 2 tujuan, yaitu (i) menyalurkan 2 PC untuk disalurkan kembali ke Sekolah Pendampingan Yayasan Air Putih di daerah Pulo Gadung dan (ii) Project Color menerima donasi dari Yayasan Air Putih berupa 8 monitor untuk melengkapi PC yang sudah ada di Project Color, sehingga dalam waktu dekat Project Color sudah dapat menyalurkan PC ke lembaga pendidikan yang membutuhkan. Berikut adalah beberapa dokumentasi dari kegiatan ini.

Neoteker-Air Putih (1) Neoteker-Air Putih (2)

 

UPDATE – 20 Agustus 2011 

Sebagai kelanjutan dari Project Color, kami kembali berkomitment untuk menyalurkan PC ke pada lembaga pendidikan yang membutuhkan. Kali ini kami menyalurkan 2 PC ke sebuah pesantren di wilayah Taktakan, Banten. Nama pesantren tersebut adalah Pesantren Ibnu Abbas. Pesantren ini membutuhkan PC untuk dijadikan media pembelajaran bagi para santri yang “mondok” di pesantren ini. PC ini rencananya akan digunakan untuk mengenalkan aplikasi office, multimedia dan internet. Pimpian pesantren rupanya sudah mengenalkan teknologi informasi kepada para santrinya agar santrinya menjadi santri yang siap bersaing didunia kerja dikemudian hari, hal ini terlihat dari sudah dimanfaatkannya pc yang sebelumnya sudah ada di pesantren yang digunakan untuk membuat film dakwah dan kegiatan para santri. Kehadiran PC yang disalurkan oleh Project Color diharapkan dapat mendukung sekaligus meningkatkan prestasi dan wawasan dari santir mengingat spesifikasi PC yang disalurkan dirasakan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pesantren saat ini dan beberapa waktu kedepan dan dapat membantu Pesantren Ibnu Abbas ini mencapai visinya sebagai pesantren “kampung” dengan wawasan “global”.

Berikut adalah beberapa dokumentasi dari kegiatan Project Color dalam penyaluran PC ke Pesantren Ibnu Abbas, Taktakan, Banten.

310798_2108117074010_1578063476_2018965_2874531_n 308112_2108117434019_1578063476_2018967_4634284_n 317730_2108122634149_1578063476_2018980_5029562_n 294307_2108125474220_1578063476_2018987_3090102_n

 

 

Catatan Kunjungan Festival Komputer Indonesia (FKI) 2011

Hari ini kami berkesempatan untuk mengunjungi Festival Komputer 2011 yang diadakan bersamaan dengan Indonesian Cellular Show 2001 yang bertempat di Jakarta Convention Center. Sebenarnya kami cukup rutin mengunjungi pameran-pameran komputer yang diselenggarakan di JCC, terutama pada saat Majalah Neotek dulu masih terbit.

Pameran komputer tersebut biasanya menjadi ajang kopi darat bagi para Neoteker untuk berkumpul dan bersilaturahmi bersama. Dari tahun ke tahun menurut pantauan kami, tidak banyak teknologi-teknologi terbaru yang dipamerkan di FKI. Ajang FKI lebih banyak dipakai untuk menjual produk-produk siap konsumsi dan bukan produk-produk anyar yang bahkan hanya berupa prototipe. Meskipun demikan, tetap saja ada beberapa produk yang cukup menarik untuk dapat kami informasikan di sini.

Acer Iconia

Ditengah persaingan smartphone/gadget berteknologi tinggi di Indonesia yang saat ini dikuasai 3 kubu besar yaitu Apple dengan iOS-nya, Vendor-vendor seperti HTC, Motorola, Samsung, LG, Asus dan vendor lokal seperti ZTE dan Zyrex dengan Google Android-nya serta RIM dengan Blackberry OS-nya, kehadiran Acer Iconia di Indonesia menurut kami harus mendapatkan apresiasi tinggi khususnya dari pencinta Android. Acer Iconia adalah perangkat pertama yang masuk secara resmi ke Indonesia dengan mengusung sistem operasi terbaru dari Android, yaitu Android 3.0 atau lebih dikenal dengan Android Honeycomb. Sebelum kita ulas sedikit mengenai produk ini, silahkan lihat foto-foto kami terkait produk ini.

Booth Acer

Standing Banner Iconia

IMAG0166

IMAG0167

Acer Iconia hadir di dengan fitur-fitur andalan dan spesifikasi antara lain sebagai berikut:

  • Hadir dengan Sistem Operasi teranyar Google Android 3.0 (Honeycomb). Untuk fitur-fitur dari Honeycomb sendiri bisa dilihat pada tautan berikut – [Android 3.0 Platform Highlight].
  • Processoor dual-core NVIDIA® Tegra™ 2 CPU dengan  HD-optimized graphics dari  NVIDIA® GeForce® GPU (ultra-low power) dan telah memberikan dukungan  Flash 10.2 (pada saat ini Flash 10.3 telah ada di Android Market dan kami cukup yakin kalau Iconia juga telah mendukung versi terakhir dari Flash)
  • 10.1 in TFT active matrix – LED backlight – dengan dukungan resolusi layar sampai dengan 1280 x 800. Pastinya sudah support multi touch seperti terlihat pada gambar ke-4 di atas.
  • 2 GB DDR2 SDRAM. Dengan kapasitas memory 2 Gb menurut kami, anda hampir tidak akan merasa kan lag meskipun melakukan multi-tasking.
  • Support HDMI-out.

Namun, dibalik spesifikasi yang mumpuni di atas, kami mencatat ada beberapa hal yang menurut kami merupakan “kelemahan” dari Iconia ini, yaitu: cukup berat (dipengaruhi casing bagian belakang dari Iconia yang terbuat dari alumunium). Selain itu saat kami mencoba menjalankan  beberapa file video HD, ternyata kualitas video HD-nya tidak seperti yang kami harapkan  (mungkin dipengaruhi aplikasi yang digunakan?).

Kesimpulan kami terhadap produk ini: Dengan harga yang cukup terjangkau (Rp4-5 juta) dan spesifikasi kunci yang kami sebut di atas, Acer Iconia layak untuk masuk dalam persaingan smart-tablet di Indonesia dan layak untuk anda miliki 🙂

Linksys E4200

Kami percaya saat ini akses internet melalui wifi di Indonesia sedang dalam tahap perkembangan yang luar biasa pesat. Hal tersebut terlihat dari banyaknya pengguna Internet di Indonesia baik itu pengguna di rumahan atau penggunaan di tempat umum seperti cafe atau restaurant yang memberikan/mengakses  internet melalui wifi baik gratis maupun berbayar. Untuk menjamin akses internet melalui wifi dapat bekerja dengan baik, dibutuhkan wifi route yang juga baik. Pilihan kami dalam kunjungan ke FKI 2011 ini jatuh pada Linksys E4200 yang menurut kami merupakan wifi router terbaik yang ada di pasaran saat ini dengan harga yang lumayan terjangkau sekitar Rp1,2jt.

Linksys E4200

Berikut adalah spesifikasi unggulan dari Linksys E4200.

  • Linksys E4200 merupakan salah satu sedikit end-user wifi router yang sudah support  Dual-Band Wireless-N Router secara maksimal dan memberikan “true” dual-band dengan kecepatan 450Mbps pada pita frekuensi  5GHz dimana pada saat yang bersamaan router ini juga berfungsi pada pita frekuensi 2.8GHz.
  • Memiliki fitur-fitur network yang lengkap dan memiliki Web interface untuk melakukan manajemen router yang bagus dan mudah dipahami bahkan untuk awam, sehingga user tidak akan sulit untuk melakukan set-up jaringan wireless. Hanya saja, berdasarkan informasi yang kami kumpulkan di internet, untuk melakukan settingan pertama, anda harus sudah terkoneksi dengan internet.
  • Desain yang menarik, walaupun power adaptor-nya terlalu besar menurut kami. Meskipun tidak memiliki antenna external, pihak Linksys menjamin kalau jangkauan dari wifi router ini cukup luas dan tetap memberikan sinyal yang kuat.

Spesifikasi lengkap adapat anda lihat pada website Linksys berikut [Cisco – Linksys E4200].

Kesimpulan kami: Apabila anda berencana membangun wireless network di rumah/restoran/SOHO dan akan banyak perangkat yang terhubung ke wireless router anda, kami percaya Linksys E4200 ini cocok untuk anda.

Logitech Z906

Suka nonton film full HD dengan kualitas suara THX atau mendengarkan musik di PC kami? Atau anda sekedar tidak puas dengan kualitas PC Speaker anda saat ini? Mari lihat rekomendasi produk yang kami temukan di FKI 2011.

Logitech Z906

Yap! Logitech Z906 yang konon merupakan penerus dari speaker legendaris Logitech, yaitu Logitech Z-5500. Beberapa fitur andalan dari Logitech Z906 ini adalah sebagai berikut:

  • THX-Certified speaker. Mengingat THX merupakan salah satu simbol kualitas audio yang dashyat, memiliki speaker dengan label THX-Certified tentu akan menambah kualitas menonton atau mendengarkan musik di PC atau Home Theater anda bukan? Silahkan tambahkan THX-Certified dari speaker ini dengan powernya yang mencapai 500W.
  • Desain yang ringkas dan praktis di mana untuk satellite speaker-nya dapat di gantungkan di tembok atau sekedar ditaro di atas meja. Desiannya yang tidak terlalu menyolok akan menjadi nilai tambah tata ruang anda 🙂
  • Tampilan master konsol-nya juga tidak serumit tampilan Logitech Z-5500 yang serba digital. Tampilan analog dari produk ini banyak dikritik karena terlalu sederhana, namun menurut kami, tampilan sederhananya justru nilai tambah dari produk ini mengingat sekarang lagi trend serba minimalis..hehe.

Kesimpulan kami terhadap produk ini: Harga Rp3jt dari produk yang sebenarnya ditawarkan untuk segmentasi  PC, memang terlihat mahal. Tapi, coba perluas fungsi dari produk ini tidak hanya untuk PC, tapi coba lah untuk (mini) home theater anda dengan luas ruangan tidak lebih dari 4×3 m2, kami berani menyatakan, produk ini akan memuaskan anda.

Demikian rekomendasi produk hasil “hunting” kami hari ini di FKI 2011. Semua ulasan dalam Rekomendasi Produk ini dibuat secara independen dan tanpa ada sponsorship dari produsen mana pun. Apabila kami berkesempatan mengunjungi FKI 2011 lagi, kami akan coba mencari produk-produk terbaik untuk dapat di-share di website Neoteker ini.

Semoga bermanfaat.

Salam.

Soket (Colokan) Listrik yang Ramah Pengguna

Salah satu masalah yang paling sering dihadapi oleh pengguna komputer/gadget saat ini adalah kebutuhan akan soket (colokan) listrik (electrical socet ). Bentuk soket listrik yang banyak beredar dipasaran biasanya berbentuk memanjang berbaris atau berbentuk pola persegi. Nah, persoalannya timbul karena bentuk power adaptor dari laptop/gadget/pc yang beragam, bahkan kadang ada yang bentuknya besar sehingga satu power adaptor bisa menutupi bagian lain dari soket listrik.

Baru-baru ini, tampaknya permasalahan tersebut sudah terpecahkan dengan hadirnya produk ini. Nama produknya Pivot Power yang didesain oleh Quirky. Untuk lebih jelasnya tentang produk ini, silahkan lihat videonya diakhir artikel ini.

Harga produknya sendiri agak mahal (US$29,99)  jika dibandingkan produk sejenis, tapi melihat fungsinya menurut kami harga tersebut cukup wajar.


 

sumber: Pivot Power

NFC: Teknologi Menarik Untuk Masa Depan

Pertama kali berkenalan dengan teknologi Near Field Communication (NFC) ini pada saat menyaksikan launching produk terbaru dari Google di Web 2.0 Summit, yaitu Google Nexus S.  Google Nexus S sendiri merupakan perangkat cerdas generasi kedua yang dibuat Google. Perangkat ini menggunakan operation system terbaru dari android, yaitu Android 2.3 atau biasa disebut Gingerbread . Dalam presentasinya, Eric Schmidt yang merupakan CEO dari Google menjelaskan bahwa salah satu fitur yang ditanam di Nexus S ini yang merupakan fitur inovatif adalah NFC. (more…)