Impresi Awal Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot

Overview - UbuntuDistribusi linux paling populer saat ini berdasarkan DistroWatch, Ubuntu, kembali merilis versi terbarunya, yaitu Ubuntu 11.10 dengan nama Oneiric Ocelot. Ubuntu terkenal cukup rutin dan konsisten dalam merilis versi-versi terbarunya dengan jadwal yang tetap. Ubuntu sendiri menjanjikan dalam versi terbarunya ini akan ada perubahan yang cukup fundamental dari sisi tampilan maupun kemudahan bagi end-user.

Dalam tulisan kali ini, kami akan mencoba memberikan impresi awal kami terhadap versi terakhir Ubuntu, Oniric Ocelot. Sebelumnya kami telah menggunakan Ubuntu 11.04 – Natty Narwhal, sehingga proses yang perlu kami lakukan untuk menggunakan Oniric Ocelot cukup melakukan upgrade dari system update. Untuk mempercepat download upgrade, kami telah mengalihkan repository default ubuntu menjadi repository lokal. Proses upgrade berjalan sangat lancar, hal ini berbeda sekali dengan saat-saat awal kami menggunakan linux di tahun 2000, di mana untuk melakukan upgrade, prosesnya cukup rumit 🙂

Setelah proses download kurang lebih selama 20 menit dan proses upgrade selama 10 menit, Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot sudah siap digunakan. Login screen dengan tampilan baru sudah menyambut anda. Dari sisi design dan komposisi kami benar-benar menyukainya!

Screen shot 2011-10-15 at 7.18.06 PM

Setelah log-in dan melakukan eksplorasi berdasarkan review dan informasi dari website Ubuntu, kami berpendapat fitur-fitur berikut merupakan andalan pada rilis Ubuntu kali ini.

  • User interface Unity yang baru yang di design dan di persiapkan dengan lebih baik, praktis dan simpel serta akan dan memudahkan kita dalam melakukan multi-tasking di Ubuntu.
  • Terdapat beberapa fitur dari unity yang perlu kami sampaikan, yaitu:  fitur launcher yang hadir dengan artwork baru yang meskipun tetap berada secara default di sisi kiri, kehadirannya tetap memberikan kesan simple dan mempermudah kita untuk meng-launch program-program yang biasa kita gunakan,
  • Fitur dash yang memiliki fungsi utama untuk mencari dan memanggil aplikasi yang diperlukan (fitur dash ini mengingatkan kami pada fitur Spotlight pada Mac OSX) yang sekarang tampil secara lebih kompleks dengan tambahan lens sehingga dalam pencarian dokumen atau aplikasi, hasil pencariannya menjadi lebih akurat. Dengan lens, anda bisa mencari email, musik, foto dan lainnya.
  • Fitur berikutnya adalah Application Switching yang memberikan kita kemudahan dalam me-manage banyak window atau task yang berjalan pada saat bersamaan. Tampilan application switching ini juga terlihat berkelas dan elegan 🙂
  • Tampilan desktop berbasis Gnome terbaru, yaitu versi 3.0 menjadikan tampilannya lebih simpel dan segar.
  • Ubuntu 11.10 ini menggunakan seri kernel GNU/Linux yang stabil yaitu GNU/Linux kernel 3.0.0. Kami masih terus memantau apakah kernel in cukup stabil di ubuntu 11.10, karena kami juga masih cukup baru menggunakan ubuntu ini, sehingga apabila terjadi crash atau kegagalan process kami akan meng-update di website ini.
  • Artwork yang secara menyeluruh sangat menarik, seperti penggunaan efek blur, dan juga maksimalisasi window menjadi full screen mode pada semua aplikasi sehingga kita akan berkonsentrasi pada satu pekerjaan tanpa terganggu tampilan-tampilan lain 🙂
  • Digantikannya beberapa aplikasi default dengan aplikasi baru dan yang paling menonjol menurut kami adalah digunakannya Mozilla Thunderbird sebagai default email aplication menggantikan Evolution. Ini merupakan nilai plus karena Thunderbird sendiri sudah lebih teruji pada platform lain seperti Windows dan Mac OSX sehingga keandalannya dapat dipercaya.
  • Ubuntu Software Center yang juga hadir dengan tampilan dan organisasi aplikasi yang lebih baik. Lagi-lagi ketika melihat perubahan pada software center ini, kami kembali teringat dengan Apps Store milik Apple 😛
Demikian beberapa catatan dan impresi awal kami terhadap Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot. Silahkan simak screen shot berikut untuk melihat lebih lanjut beberapa perubahan pada Ubuntu ini.

 

Screen shot 2011-10-15 at 7.24.19 PMfitur Dash dan Lens (mirip Spotlights pada Mac OSX tapi lebih advance menurut kami)

Screen shot 2011-10-15 at 7.28.27 PMMedia Player Banshee (Kami rekomendasikan untuk menggunakan Amarok sebagai Media Player)

Screen shot 2011-10-15 at 7.30.59 PMfull screen mode

Screen shot 2011-10-15 at 7.40.34 PMTwitter Client – Trupial (Note: Kami tetap lebih suka menggunakan TweetDeck pada Chrome hehe)

Screen shot 2011-10-15 at 7.41.26 PMUbuntu Software Center

Screen shot 2011-10-15 at 7.47.47 PMSystem Info (Coba tebak, kami menggunakan komputer apa? Hehe)

Screen shot 2011-10-15 at 7.48.31 PMInformasi mengenai Kernel dan lainnya

Sebagai penutup artikel ini, jangan lupa juga menyimak video yang berasal dari rujukan utama kami dalam menulis artikel ini.


Semoga bermanfaat!

2 Responses to “Impresi Awal Ubuntu 11.10 Oneiric Ocelot”

  1. dobelden says:

    wah… keren-keren. brarti versi ku tinggal di upgrade nih.

    cuma yg terbaru ini sudah bisa play VCD blm ya? yg *.dat

    atau CD2 yg secara default di auto run berbasis under windows. aku coba pake wine pun masih tetep gak maksimal hasilnya.

    Mengakalinya gimana ya?

  2. Zka says:

    Kalau vcd sudah pernah saya test..dgn player vlc http://www.videolan.org/vlc/download-ubuntu.html tapi klo cd yg auto run di windows belum pernah di coba

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *