Open Source PDF Print E-mail
Written by Yocki   
Tuesday, 31 March 2009 17:48

Lagi liat-liat tulisan lama, nemu satu artikel tentang open source yang kayaknya masih cocok buat dimasukin disini. Sengaja di post seperti aslinya, hanya merubah tata letak saja... ENJOY !!

 

Sekilas open source- Sekilas open source-Sekilas open source-Sekilas open source

#########################################
# Sekilas Tentang Open Source
# 1st write 4 NeoTekeR.Or.iD portal

# ------------------------------------cl**n File #
#########################################

-=Open Source=-


++Preface++

software open source telah menjadi fenomena baru dalam dunia tehnologi informasi. banyak orang berpikir software open source baru tercipta pada 5-8 tahun belakangan ini, padahal sebenarnya gerakan open source telah muncul sejak lama. bagaimanapun juga dokumen ini berusaha memberikan informasi bahwa fenomena software open source bukan hal yang baru dan memberikan beberapa fakta, opini juga referensi sehingga pembaca dapat menentukan apakah dokumen ini hanya omong kosong atau merupakan salah satu bahan yang baik dalam mempelajari teori open source.

1. Perkenalan
++

Seperti halnya personal computer (pc) dan internet, software open source (saya akan menggunakan kata-kata "free software" atau "open source" untuk software yang masih dalam pengembangan. Richard Stallman berucap bahwa kata "free" disini diartikan seperti "free speech" dan bukan "free beer" yang berarti "bebas" dan bukan "gratis") pun mendapatkan perhatian dari banyak pihak khususnya orang-orang di dunia IT. banyak orang yang memperkirakan dampak dari gerakan open source dalam teknologi informasi akan sangat luas dan akan merubah peraturan dalam industri software.

2. Sejarah Singkat Open Source ++

Seperti telah dikemukakan sebelumnya, Open source telah muncul sejak lama. bahkan pada awalnya hanya ada free software sebelum kemudian software 'komersial' (dibuat oleh suatu company dan diperjualbelikan dengan menggunakan merk atau trade name) muncul lalu dengan cepat mendominasi industri software, hingga kemudian beberapa (atau banyak orang) mulai memikirkan free software sebagai suatu pilihan kembali.

Pada saat IBM dan lainnya menjual komputer secara besar-besaran pada tahun 1960, mereka datang bersama dengan software yang 'bebas' yang artinya bebas berbagi dengan user lain serta bebas memodifikasi software sesuai keinginan masing-masing pengguna karena source codenya pun telah diberikan. akhir tahun 60an situasi berubah, setelah IBM tidak memberikan lagi source code dari software mereka, dan pada pertengahan tahun 70an sudah banyak ditemukan software komersial yang berarti pengguna tidak diperbolehkan menjual kembali serta tidak bisa modifikasi program karena source code sudah tidak disertakan oleh pembuatnya.

Pada akhir 70an dan awal 80an, dua komunitas berbeda sedang melakukan dasar dari gerakan open source saat ini:

  • Richard Stallman, seorang programmer di MIT AI Lab, setelah mengundurkan diri, dia mendirikan GNU Project dan Free Software Fondation. tujuan utama dari GNU Project adalah membuat free operating system, Richard memulai langkahnya dengan membuat beberapa tools programming (compiler, editor dll). sebagai sesuatu yang legal, GNU General Public License (GPL) dibuat bukan hanya untuk memastikan bahwa software yang dihasilkannya sepenuhnya bebas tetapi juga untuk memperkenalkan software-software open source lainnya yang dihasilkan oleh GNU. pada sisi filosofi, Richard Stallman membuat GNU manifesto, yang menyatakan adanya source code suatu program, kemampuan untuk menyebarluaskan, serta memodifikasi suatu software adalah hak pengguna.
  • CSRG (Computer Science Research Group) dari universitas California Berkeley sedang mengembangkan sistem unix dan membuat banyak aplikasi yang akhirnya dikenal dengan nama "BSD Unix". dalam perjalanannya, BSD Unix dibantu oleh jaringan hacker di seluruh dunia untuk debug, maintain serta pengembangan sistem. semua distribusi software dibawah BSD license, sayangnya pada saat itu setiap user dari BSD Unix juga membutuhkan AT&T Unix license yang masih komersial, karena beberapa bagian dari kernel dan utility penting yang dibutuhkan sistem memerlukan AT&T Unix license.

Proyek open source lainnya pada saat itu adalah TeX (typesetting system oleh Donald Knuth) dan SPICE (sistem untuk menganalisa sirkuit elektrik, oleh Donald Peterson). kedua proyek tersebut adalah open source dan dikerjakan oleh komunitas yang masih ada hingga saat ini

Antara akhir tahun 80an dan awal 90an software open source terus mengalami pengembangan. USENET dan internet membantu dalam membangun komunitas yang kuat dalam pengembangan open source, perlahan namun pasti software yang dibuat banyak digunakan serta diperbaiki oleh masing-masing komunitas dalam internet.

Pada tahun 1991-1992, seluruh dasar dari software open source dan pembangunan software secara umum telah berubah. dua kejadian mendapatkan perhatian yaitu :

  • Di California, Bill Jolitz telah menyempurnakan distribusi Net/2, sampai siap untuk berjalan di I386-class machines. Net/2 adalah hasil dari CSRG untuk membuat BSD Unix yang bebas dari AT&T license. Bill menyebutnya 386BSD, dan langsung mendapat tanggapan positif dari komunitas unix dan BSD. Selain kernel, didalamnya sudah terdapat pula banyak aplikasi yang membuatnya menjadi suatu operating sistem yang lengkap serta bebas dari license komersial apapun.
  • Di Finlandia, Linus Torvald, seorang mahasiswa dari jurusan komputer merasa kurang puas dengan operating sistem yang dia pakai yaitu Minix, lalu dia membuat versi pertama dari linux kernel. Tidak lama, banyak programmmer saling bahu-membahu untuk memperbaiki kernel tersebut serta menambahkan banyak utility untuk melengkapinya.

Pada tahun 1993, GNU/Linux serta 386BSD menjadi platform yang berdiri sendiri dimana pada akhirnya 386BSD masuk kedalam keluarga operating sistem BSD (NetBSD, FreeBSD, OpenBSD), sementara kernel linux digunakan oleh banyak distribusi GNU/Linux (Slackware, Debian, Red Hat, Suse, Mandrake dll).

Sejak tahun 1990, banyak proyek open source yang menghasilkan software berkualitas bagus serta memiliki kemampuan yang sesuai dengan pengguna. beberapa contoh hasilnya antara lain Apache (digunakan sebagai server www), Perl (bahasa pemrograman), XFree86, GNOME dan KDE (tampilan GUI), Mozilla (internet browser). GNOME dan KDE serta proyek sejenis menjadi darah segar bagi lingkungan pemula dalam dunia open source, karena memudahkan penggunaan operating sistem tersebut sehingga semakin banyak saja orang-orang yang masuk dalam dunia open source. Akhir tahun 90an, merupakan saat yang menggembirakan untuk kalangan open source, operating sistem yang berdasarkan GNU/Linux serta *BSD diterima oleh masyarakat luas dan menjadi alternative dari operating sistem yang sudah ada sebelumnya.

3. Apa Open Source itu ?? ++

Tidak mudah mendefinisikan open source dalam beberapa kata, tetapi tidak terlalu sulit juga bila melihat idenya sendiri yang sangat sederhana. Mari kita memahami bersama arti dari software open source.

3.1 Ide dasar dari software open source


Ketika kita berbicara atau berkata free software, kata free disini memiliki dua makna yang berbeda yaitu bebas dan gratis. bebas artinya setiap pengguna bisa memakai dan merubah software yang dimilikinya, sedangkan gratis berarti tidak mengeluarkan biaya sedikitpun. bagaimanapun saya perlu menjelaskan bahwa open source bukan gratis (tidak semuanya gratis :p). beberapa ciri dari software open source adalah kebebasan bagi penggunanya untuk :

  • menggunakan software yang dimilikinya sesuai keinginan, tujuan penggunaan, jumlah komputer yang akan memakai software tersebut semuanya sesuai dengan keinginan pengguna.
  • memiliki akses untuk merubah software, untuk memperbaiki bug, meningkatkan kinerja software sesuai keinginan dan pembelajaran.
  • mendistribusikan kembali software ke orang lain, distribusi ini bisa gratis atau dikenakan biaya.


Source code suatu program biasanya ditulis dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi (high level programming language), suatu keharusan bagi pengguna untuk mengerti bahasa pemrograman tersebut sebelum dia memutuskan untuk memodifikasi isi dari source code. Bila seorang programmer memiliki akses source code suatu program, dia bisa mempelajari dan mendapatkan pengetahuan tentang cara kerja program.

3.2 Lisensi software open source

Dalam dunia open source, lisensi merupakan suatu hal yang penting karena menyatakan asal suatu program disebarluaskan. Hampir setiap software open source menggunakan salah satu lisensi dari GPL, LGPL, Artistic, BSD-like, MPL dll. Beberapa dari lisensi akan dijelaskan berikut ini :

  • BSD (Berkeley Software Distribution). lisensi BSD terdapat pada semua program yang di rilis oleh BSD sendiri. merupakan lisensi yang mengijinkan setiap pengguna untuk merubah software yang dia miliki tetapi dengan syarat tidak menghilangkan nama atau company dari pemilik pertama (penulis code) software tersebut. pemilik hanya menginginkan hasil kerjanya bisa diketahui oleh orang banyak (promosi gratisan).
  • GPL (GNU General Public License). lisensi ini terdapat pada software yang didistribusikan oleh GNU Project. GPL dibuat selain untuk menjamin bebasnya suatu program juga untuk memperkenalkan software opensource lainnya.
  • MPL (Mozilla Public License). lisensi yang dibuat oleh netscape untuk mendistribusikan code dari mozilla.
  • Qt License. dibuat oleh Troll-Tech, pemilik dari Qt library
  • Artistic license. salah satu software yang didistribusikannya adalah Perl.
  • X Consortium license. ---no comment--


3.3 Lisensi SCSL

Sun Microsystem telah merilis software dibawah lisensi baru yaitu SCSL (Sun Community Source License). lisensi ini bukan lisensi open source tetapi menyalin beberapa karakteristik dari lisensi open source. beberapa masalah yang diketahui terdapat pada SCSL antara lain :

  • Semua kode hasil modifikasi harus di kirim kepada Sun bila akan disebarluaskan. lalu Sun akan memutuskan sebuah program yang telah dirubah boleh disebarluaskan atau tidak.
  • Sun pada dasarnya menggunakan dua lisensi untuk kode tersebut, satu yang disebut untuk 'research and internal deployment' dimana tidak membutuhkan biaya dan satu lagi yang disebut 'commersial deployment' yang memerlukan biaya untuk dibayarkan kepada Sun.


4. Pengembangan software open source ++

4.1 Motivasi pembuat Software open source


Satu pertanyaan selalu hadir dalam pikiran saya, "mengapa pembuat software open source tidak ingin diberi penghargaan dalam bentuk uang??' padahal kita tahu membuat satu program yang berkualitas sangat melelahkan dan membutuhkan banyak perhatian dalam pembuatannya...jawabannya mungkin sulit untuk dijelaskan bila hanya berkutat dalam masalah uang dan uang. Para programmer memulai dan mengembangkan suatu software open source tidak selalu karena alasan ekonomi semata, untuk beberapa orang (ingat..!!! beberapa) menghasilkan suatu program yang digunakan oleh orang banyak merupakan penghargaan tersendiri baginya. Mengetahui bahwa software buatannya digunakan oleh masyarakat IT di belahan dunia lain mungkin sangat membanggakan bagi mereka dan memotivasi mereka untuk melanjutkan proyek-proyek lainnya. Bahkan secara tidak sadar seorang programmer telah berkontribusi dalam suatu proyek open source dimana dia memulainya sebagai hobby atau merupakan pekerjaan yang diberikan dari universitas atau sekolah dimana dia menuntut ilmu.

4.2 Keuntungan dari software open source

Salah satu alasan atau keuntungan menggunakan model open source adalah fakta bahwa software open source bisa didapatkan nyaris tanpa biaya. tetapi karakteristik bisa didapatkan tanpa biaya bukan hanya milik software open source, karena beberapa software komersialpun menggunakan cara ini (contoh : Microsoft Internet Explorer). mari kita lihat beberapa keuntungan sebenarnya dari open source :

  • Tersedianya source code dan hak untuk memodifikasi. dengan adanya hak tersebut memungkinkan pengembangan dan kreativitas yang tidak terbatas pada software tersebut. dengan adanya source code juga memudahkan untuk mengisolasi bugs dan (untuk programmer) memperbaikinya.
  • Hak untuk menyebarluaskan software yang telah dirubah. mengijinkan suatu program yang telah dirubah untuk di sebarluaskan kepada komunitas yang lebih besar merupakan perbedaan penting antara lisensi software open source dengan lisensi lain yang 'hampir sama'.
  • Hak untuk menggunakan software dalam kondisi apapun. hak ini bila disatukan dengan hak menyebarluaskan akan memungkinkan (bila software cukup tangguh) penggunaan dalam jumlah yang cukup besar. dengan harapan dapat membangun pasar untuk pelayanan support dari software tersebut sehingga pengembang akan terus memperbaiki software yang dia buat.


4.3 Kelemahan software open source

Tentu saja selain ada keuntungan juga ada kelemahan dari model open source ini. bagaimanapun juga beberapa dari kekurangan ini bisa dikatakan kelemahan bila dilihat dari sudut pandang model komersial yang tentu saja berseberangan dengan model open source. mari kita lihat kekurangan tersebut :

  • Tidak adanya jaminan bahwa pengembangan dari suatu software akan berlanjut. dengan kata lain, pengguna tidak dapat mengetahui apakah suatu proyek akan terus berlanjut atau tidak, meskipun berlanjut mungkin hanya sementara dan kemudian mati setelah tidak banyak lagi yang tertarik dengan software tersebut. tentu saja masalah ini dihadapi juga oleh software komersial tetapi lebih tajam tertuju pada software open source, terutama bila suatu proyek dimulai tanpa dukungan dari satu atau beberapa komunitas yang cukup kuat.
  • Banyaknya masalah berkaitan dengan hak atas kekayaan intelektual. masalah ini sangat penting karena beberapa negara telah menerima hak paten atas suatu software dan algoritma. sangat sulit mengetahui bahwa suatu metode yang digunakan untuk memperbaiki bug pada software telah dipatenkan, suatu komunitas bisa disalahkan berdasarkan hukum kekayaan intelektual tersebut.
  • Adanya masalah eksistensi dan status. sangat sedikit pengiklan yang ingin mempromosikan produknya pada software open source terutama bila proyek tersebut tidak didukung company yang kuat. masalah kurangnya pelayanan support dll sangat penting bagi pengguna awan sehingga mengurangi ketertarikan mereka akan produk open source.


5. Kejadian penting dalam dunia open source

Merupakan kumpulan kejadian penting dalam sejarah open source, sangat jauh dari lengkap dan banyak kejadian penting lainnya yang belum diketahui. tetapi kejadian-kejadian dibawah ini bisa memberikan gambaran singkat perjalanan open source hingga saat ini

  • 1950 dan 1960 : software didistribusikan bersama source code dan tanpa larangan dalam fourm IBM SHARE atau DEC DECUS, serta pada bagian algoritma dalam jurnal "Communication of the ACM".
  • April 1969 : RFC nomor 1 dipublikasikan, menjelaskan program pertama untuk internet (ARPANET). mudahnya akses membaca RFC dan melihat spesifikasi protokol merupakan faktor penting dalam pembangunan internet.
  • 1972 : source code disebarluaskan secara bebas dalam lingkungan akademis.
  • 1978 : Profesor Donald E. Knuth dari Stanford University mulai mengerjakan TeX, sebuah typesetting system yang deidistribusikan sebagai free software.
  • 1983 : Richard Stallman menulis GNU manifecto, yang menyatakan hak berbagi dari software dan source code untuk publik.
  • 1983 : Proyek GNU dimulai. pengembang memulainya dengan menciptakan bermacam-macam tools untuk unix, termasuk emacs (editor) dan gcc (compiler).
  • 1985 : MIT melalui X Consortium mendistribusikan sistem X window sebagai free software yang berada dibawah satu lisensi open source.
  • 1989 : Cygnus, salah satu perusahaan komersial memutuskan Membantu support untuk software GNU dan software open source secara komersial.
  • 1990 : Free Software Fondation mengumumkan ketertarikannya untuk membangun unix-like kernel dengan nama GNU Hurd.
  • 1991 : Williams dan Lynne Jolitz membuat seri dalam jurnal Dr Dobbs tentang cara menghubungkan antara BSD Unix dan i386-based pc. sebagai hasil dari pengembangan software open source, hal itu memungkinkan CSRG dari Universitas California Berkeley menerapkannya untuk membuat sebuah operating system BSD yang lengkap dan bebas. inilah awal mula dari keluarga BSD sebagai operating system open source (NetBSD, FreeBSD, Open BSD).
  • Agus 1991 : Setelah menyelesaikan studinya, Linus Torvald memberitahu bahwa dia sedang bekerja dalam open source unix-like kernel dengan menggunakan gcc sebagai compiler.
  • Okt 1991 : Linus Torvald mempublikasikan source code dari unix-like kernel yang dia buat, yang kita kenal dengan nama Linux.
  • Des 1991 : Linus Torvald mengumumkan release dari linux versi 0.11, dimana pengguna bisa menggunakan linux tanpa operating system ataupun tools komersial.
  • Juli 1992 : 386BSD 0.1 dirilis oleh William dan Lynne Jolitz
  • 1992 : US Air Force memberikan kontrak pada New York University (NYU) untuk membangun sebuah compiler open source dan digunakan oleh sesuatu yg kita sebut sekarang Ada 95. team NYU menggunakan GNU GCC untuk code generation dan menamakan kompiler mereka GNAT (GNU NYU Ada 95 Translator).
  • Agust 1993 : Ian Murdock membuat distribusi linux baru yang disebut Debian GNU/Linux.
  • Des 1993 : FreeBSD 1.0 satu dari varian '386BSD Jolitz telah tersedia.
  • 1994 : GNAT menerima perjanjian komersial dengan Ada Core Technologies (ACT) sebagai pembuat resmi. ACT memutuskan untuk menghasilkan uang dengan cara mengembangkan GNAT dan menjual jasa support service, selainmenjual GNAT itu sendiri tentunya. dengan bantuan ACT, GNAT mendominasi compiler Ada 95.
  • Jan 1994 : Debian GNU/Linux (versi 0.91) yang dibuat oleh 12 sukarelawan dari seluruh dunia dirilis.
  • 1994 : Marc Ewing memulai distribusi Red Hat/Linux.
  • Maret 1994 : Linux Jurnal pertama dipublikasikan.
  • Okt 1994 : NetBSD 1.0 dirilis.
  • Jan 1995 : FreeBSD 2.0 rilis
  • Juni 1997 : Eric S Raymond mempresentasikan papernya yang berjudul "The Cathedral and The Bazaar".
  • Agust 1997 : lahirnya GNOME sebagai kompetitor dari KDE. KDE masih menggunakan library dari Qt yang waktu itu belum open source sehingga mengalami masalah lisensi.
  • Feb 1998 : Chris Peterson dan lainnya memperkenalkan kata "open source" dan mendaftarannya sebagai trade mark dari software yang bebas.
  • April 1998 : Source code Netscape dirilis.
  • Juli 1998 : Debian 2.0 dirilis, melibatkan lebih dari 300 programmer sukarela yang mengerjakan lebih dari 1500 paket.
  • Juli 1998 : KDE 1.0 rilis
  • Agust 1998 : Linus Torvald dan Linux ada pada sampul majalah Forbes.
  • Okt 1998 : IBM memutuskan untuk mencoba open source dengan cara memakai apache pada server AS/400 mereka
  • Okt 1998 : Intel dan netscape berinvestasi di Red Hat.
  • Nov 1998 : Dokumen "Hallowen" (attributed to microsoft) diberikan kepada publik oleh Eric S Raymond. dokumen ini menganalisa kelebihan dan kekurangan dari software open source dan linux.

Dan seperti kita ketahui bersama, dari tahun 1998 hungga saat ini perkembangan open source sangat luar biasa.

VIVA Opensource....

 

------------------------------------------------------eof

bahan : Free software / open source Information society opportunities for europe? - 1999 - edited by carlo daffara

 

#Rabu, April MOP 2009 - 00:40 - ditemenin MIB I #

 

Last Updated on Wednesday, 30 June 2010 01:13
 

Comments  

 
#5 rabel 2010-09-02 05:31 kalo close source ap yaa …

bless . please
Quote
 
 
#4 yocki 2010-04-01 02:11 Quoting alfian:
mau tanya lalu apa keuntungan open source dr pihak pembuat software tersebut..
yang tercantum diatas itu keuntungan dr pihak pengonsumsi software open source..
tq


di artikel diatas sepertinya sudah ada sebagian yang menjawab pertanyaan ini, di bagian 4.1

selain itu, menurut saya pembuat software open source bisa mendapatkan materi dari jasa support program yg dia buat…
Quote
 
 
#3 alfian 2010-03-28 13:46 mau tanya lalu apa keuntungan open source dr pihak pembuat software tersebut..
yang tercantum diatas itu keuntungan dr pihak pengonsumsi software open source..
tq
Quote
 
 
#2 odyxb 2009-04-05 06:18 Quoting zka:
Sebenernya latar belakang munculnya Opened Source adalah karena adanya Closed Source.

Selain itu, sebenernya perbedaan ini lebih kearah adanya gerakan-gerakan yang tidak puas dengan rezim Hak Kekayaan Intelektual yang berkesan terlalu mementingkan hak individual dibandingkan hak masyarakat secara luas.


Hehehe…, pengacara banget deh bahasanya sekarang…hehehe
Quote
 
 
#1 zka 2009-04-03 08:28 Sebenernya latar belakang munculnya Opened Source adalah karena adanya Closed Source.

Selain itu, sebenernya perbedaan ini lebih kearah adanya gerakan-gerakan yang tidak puas dengan rezim Hak Kekayaan Intelektual yang berkesan terlalu mementingkan hak individual dibandingkan hak masyarakat secara luas.
Quote
 

Add comment

Komentar yg anda keluarkan merupakan tanggungjawab pribadi, Neoteker.or.id tidak bertanggung jawab atas isi komentar yang ada.


Main Menu

Polls

Browser andalan saat ini
 

Komentar - komentar

 
Template by Tobacamp Development Studio